Tak Miliki Kendaraan Politik, Kans Ridwan Kamil di Pilpres 2024 Berat

Gubernur Jabar Ridwan Kamil/Ist
Gubernur Jabar Ridwan Kamil/Ist

Kendaraan politik menjadi salah satu faktor belum adanya relawan yang mendorong Ridwan Kamil maju di Pilpres 2024. Selain itu, elektabilitas Ridwan Kamil juga masih rendah dibanding figur lainnya.


Hal tersebut disampaikan Pengamat Politik dari Visi Nusantara Maju, Yusfitriadi kepada Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (25/11).

"Ada beberapa persoalan mengapa Ridwan Kamil belum ada relawan yang mendeklarasikannya untuk maju di Pilpres 2024. Pertama, RK tidak punya partai politik, lantas mereka mau lewat apa untuk mendirikan relawan itu," ucap Yusfitriadi.

Dijelaskan Yusfitriadi, untuk bisa mendeklarasikan sebuah relawan harus ada dorongan dari partai politik. Sehingga wajar, sampai saat ini belum ada relawan yang mendeklarasikan Ridwan Kamil.

"Lalu yang kedua, saya menilai bahwa Ridwan Kamil ini elektabilitasnya masih lemah, apabila dibandingkan dengan Ganjar, Prabowo maupun Anies," imbuh Kang Yus sapaan akrabnya.

Meski hasil survei baru persepsi, terangnya, tetapi menggunakan metode ilmiah yang tentunya mendekati sebuah kebenaran. Sehingga, masyarakat bisa menilai figur yang diusung.

"Terlebih untuk sekarang ini waktunya tinggal dua tahun lagi, dan tentunya survei itu akan diproses secara terus-menerus. Bahkan hampir semua lembaga survei menempatkan Ridwan Kamil pada posisi yang terbilang cukup rendah," ujar Kang Yus.

Mantan Direktur Eksekutif DEEP Indonesia tersebut menambahkan, persoalan lainnya adalah karena Ridwan Kamil belum memiliki program-program yang mampu menarik simpati publik dan elite politik. 

"Saya pikir kans Ridwan Kamil akan berat untuk menyongsong Pilpres 2024 kalau tidak ada partai yang meminangnya, bahkan lebih bagusnya harus sudah dipersiapkan dari sekarang," tandasnya.