Terbawa Arus, BPBD Ciamis Cari Mayat Warga Ke Kota Banjar

Proses pencarian mayat di sungai Citanduy/Istimewa
Proses pencarian mayat di sungai Citanduy/Istimewa

Masyarakat Desa Pawindan, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, digegerkan dengan penemuan mayat di Sungai Citanduy pada Selasa (17/11). Tetapi, kondisi hujan yang deras membuat aliran sungai melaju kencang, dan mayat tersebut hanyut terbawa aliran sungai. 


Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ciamis bersama tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian. 

Plt Kabid Darlog BPBD Ciamis Memet Hikmat mengungkapkan, proses pencarian dilakukan dari Selasa hingga Rabu (18/11) saat ini. Bahkan sudah sampai ke wilayah Kota Banjar.

"Setelah mendapat laporan, kami bersama tim gabungan langsung ke lokasi dan melakukan pencarian. Pencarian sudah sampai ke Bendungan Doboku Banjar bahkan sampai bendungan Manganti Lakbok. Tapi belum membuahkan hasil," ujarnya.

Dia mengungkapkan, dua perahu diterjunkan untuk melakukan pencarian mulai dari titik penemuan mayat.

Pada Selasa kemarin, Kepala Dusun Rancautama Ikin Sodikin melaporkan penemuan mayat di Sungai Citanduy. Ikin mengungkapkan, pihaknya mendapat laporan dari warga yang sedang menjala ikan menemukan sosok mayat yang tersangkut di batu. 

Namun, posisinya diseberang. Berbatasan dengan Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya. 

Ikin menduga, mayat tersebut adalah seorang warga asal Kecamatan Kawali, Ciamis. Warga tersebut memiliki kerabat di Pawindan.  Dia, kata Ikin, dikabarkan hilang beberapa hari. Dan saat ini sedang dicari keluarganya.

"Dari informasi, warga tersebut di Nagrak naik ojek ke Jembatan Cirahong. Katanya mau ke Manonjaya ke rumah saudaranya, itu pada hari Sabtu. Tapi setelah itu tidak ada lagi kabar dan tidak kunjung pulang," ujarnya. 

Namun, Kabid Darlog, Memet Hikmat menegaskan, pihaknya belum bisa memastikan mayat tersebut ada atau tidak. Termasuk, lanjutnya, kaitan dengan orang hilang yang telah dilaporkan Pemerintah Desa Pawindan. 

"Kalau hari ini tidak menemukan mayat itu, kita akan melakukan pencarian lagi besoknya. Pencarian dilakukan dalam waktu tiga hari, kalau masih tidak ditemukan selama tiga hari ini mungkin pencarian akan dihentikan," jelasnya.