Terdiri Dari Siswa SD Hingga Pengangguran, 429 Demonstran Diamankan Polrestabes Bandung

Kapolrestabes Bandung, Kombes Ulung Sampurna Jaya/Istimewa
Kapolrestabes Bandung, Kombes Ulung Sampurna Jaya/Istimewa

Sebanyak 429 demonstran diamankan Polrestabes Bandung dalam aksi unjuk rasa menolak disahkannya Omnibus Law UU Cipta Kerja di depan gedung DPRD Jabar,  yang berlangsung sejak 6 hingga 8 Oktober 2020.


Kapolrestabes Bandung, Kombes Ulung Sampurna Jaya menerangkan, angka tersebut merupakan jumlah keseluruhan dari para demonstran yang beraksi dalam kurun waktu tiga hari terakhir.

Ulung merinci, pada aksi hari Selasa (6/10) pihaknya mengamankan 9 demonstran, lalu Rabu (7/10) ada 213 demonstran yang diamankan. Sementara di hari Kamis (8/10), pihaknya mengamankan 207 demonstran.

"Jumlah keseluruhan yang diamankan yakni 429 orang," kata Ulung, Jumat (9/10).

Demonstran yang diamankan Polrestabes Bandung terdiri dari berbagai kalangan, seperti mahasiswa, siswa SD, SMP, dan SMA serta pengangguran. Ia menjelaskan, para demonstran yang diamankan telah diberikan pembinaan serta dilakukan rapid test.

"Semuanya dilakukan rapid test, dan akan dilakukan swab test namun hasilnya belum ada. Kalau sudah ada hasilnya akan diberikan kepada pihak keluarga," jelasnya.

Setelah proses pendataan serta pembinaan selesai, kata dia, pihak yang bertanggung jawab dapat menjemput para demonstran di Polrestabes Bandung. Seperti, orang tua dan pihak sekolah maupun perguruan tinggi.