Tiga Bangunan Liar Masih Berdiri Di Rudet Tamansari, Satpol PP: Jika Tidak Dibongkar Mandiri Kami Akan Tertibkan

Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP kota Bandung Idris Kuswandi/RMOLJabar
Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP kota Bandung Idris Kuswandi/RMOLJabar

Pemerintah Kota Bandung kembali menerbitkan surat pemberitahuan kepada pemilik bangunan liar yang masih tersisa di proyek rumah deret (Rudet) Tamansari. Surat yang diterbitkan tanggal 7 Oktober 2020 tersebut salah satunya meminta pemilik bangunan melakukan pembongkaran secara mandiri. 


Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP kota Bandung, Idris Kuswandi mengatakan bahwa pihaknya memberikan surat pemberitahuan setelah melakukan pengecekan di lapangan. Hasilnya masih terdapat tiga bangunan yang masih berdiri di dalam proyek Rudet Tamansari.

"Kami kemarin 29 september menerima surat permohoman penertiban kembali dari DPKP 3, setelah kami cek ternyata masih ada 3 bangunan yang satu semi permanen, satu dari triplek, satu lagi buat hidroponik," kata Idris di Balai kota Bandung, Selasa (20/10).

Idris menambahkan, Satpol PP memiliki tanggung jawab untuk menjamin kelancaran pembangunan Rudet Tamansari. Sehingga, Satpol PP akan segera melakukan penertiban. Meski begitu, untuk penertiban bangunan liar, pihaknya harus menunggu konfirmasi dari Dinas terkait.

"Tapi yang jelas kami akan menunggu Timeline dari DPKP 3 untuk waktu eksekusi penerbitan jika pemilik bangunan tidak melakukan pembongkaran secara mandiri," tambahnya.

Idris menegaskan, meski masih memberikan waktu dan ruang diskusi bagi pemilik bangunan liar, pihaknya akan segera melakukan penertiban dalam waktu dekat.

"Kemarin, kami menerima dan melakukan dialog dengan yang bersangkutan, namun belum ada kata sepakat. Kami masih memberikan waktu, namun yang jelas, dalam waktu kurang dari satu bulan, jika tidak ada pembongkaran mandiri, kami akan tertibkan," pungkasnya.