Tiga Varian Corona Invasi Jakarta, Dinkes Klaim Lima Pasien Telah Sembuh

Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menyebut mutasi virus corona yang menjadi tiga varian telah menginvasi wilayahnya.


Kepala Dinkes DKI Jakarta, Widyastuti menerangkan, setidaknya telah ditemukan sejumlah kasus yang dilatari varian baru tersebut di DKI Jakarta.

"Ada tiga varian yang ditemukan di Jakarta, yakni alpha, beta dan delta," kata Widyastuti sebagaimana diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (15/6).

Ia menerangkan, ketiga varian baru terdeteksi melalui Whole Genome Squence (WGS). Saat ini, ada 19 kasus mutasi virus corona di DKI Jakarta yang menjalani perawatan di Wisma Atlet Pademangan.

"Dari 19 tadi, sebagian besar lagi adalah pekerja migran. Jadi datang ke Indonesia dan dikarantina di Wisma Atlet Pademangan. Itu jadi bagian untuk dicek," tandasnya.

Pihaknya mengonfirmasi selain warga asing, penularan varian baru juga ditemukan pada warga Jakarta. Namun, lima orang warga Jakarta kini telah sembuh dan beraktivitas seperti biasa.

Diketahui, para pakar di Badan Kesehatan Dunia (WHO) memang memberikan nama varian baru virus corona berdasarkan alfabet Yunani. Hal tersebut bertujuan untuk mempermudah masyarakat luas dalam mengenal varian baru.

Sejauh ini ada 10 varian baru yang kesemuanya menggunakan alfabet Yunani, seperti Alpha, Beta, Gamma, Delta, Epsilon, Zeta, Eta, Theta, Iota, dan Kappa.