Tingkatkan Budaya Literasi Dengan 'Makan Jengkol' Dan 'Kolecer'

Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net

Untuk meningkatkan budaya literasi di Jawa Barat, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) memiliki program 'Makan Jengkol' atau Mari Antar Jemput Buku dengan Kolaborasi. Dengan itu, masyarakat tidak perlu khawatir jika ingin membaca buku.


Kepala Dispusipda Jabar, Ahmad Hadadi menjelaskan, pihaknya berkerja sama dengan jasa angkutan online (grab) untuk mengantarkan buku yang ingin dipinjamkan ke masyarakat. Jadi peminjam dapat melihat buku-buku yang tersedia lalu bisa diantarkan.

"Jadi kami dengan teknologi digital ya semua. Akan tetapi kami juga terus melakukan upaya-upaya sosialisasi dengan berbagai instrumen," jelasnya, Selasa (29/9).

Lalu Ahmad memaparkan, pihaknya sedang memperkenalkan perpustakaan di ruang terbuka umum, sekolah, pesantren, dan masjid. Dengan membuat miniatur-miniatur perpustakaan.

"Kami memberikan nama Kotak Literasi Cerdas (Kolecer)," paparnya.

Pihaknya juga menyiapkan fasilitas perpustakaan keliling dengan menggunakan motor, mobil, sepeda, dan door to door. Akan tetapi, pada pelaksanaannya tetap mengindahkan protokol kesehatan yakni jaga jarak.

"Jadi dengan perpustakaan keliling ini, kami mengantarkan ke tempat pemustaka," ucapnya.

Namun, imbuh Ahmad, pelaksanaan perpustakaan keliling tersebut jangkauannya terbatas. Dikarenakan untuk menjangkau banyak orang tidak mudah serta keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki Dispusipda Jabar.