TPA Burangkeng Overload, Pemkab Bekasi akan Bangun Bank Sampah Induk

Seminar membangun semangat, mengolah sampah dari rumah di Kabupaten Bekasi/Ist
Seminar membangun semangat, mengolah sampah dari rumah di Kabupaten Bekasi/Ist

Lebih dari 200 unit bank sampah mulai dibangun untuk mengurangi tumpukan sampah di TPA Burangkeng, Kabupaten Bekasi. Beberapa pengelola bank sampah juga merupakan binaan dari Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Bekasi.


Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan mengatakan, dalam sehari lebih dari 2.000 ton sampah dihasilkan Kabupaten Bekasi. Namun, yang bisa dilayani TPA Burangkeng hanya 600 ton.

"Oleh sebab itu peran serta masyarakat sangat dibutuhkan. Saya berterima kasih kepada semua pengelola bank sampah yang peduli terhadap lingkungan," ucap Dani Ramdan, Selasa (23/11).

Dani memaparkan, terdapat tiga kedaruratan terkait permasalahan sampah di wilayahnya. Pertama sampah yang dibuang ke aliran sungai, banyaknya TPS liar serta TPA Burangkeng yang telah overload.

Oleh sebab itu, pihaknya menargetkan menambah setidaknya 187 bank sampah di setiap desa-desa untuk mengatasi permasalahan sampah yang kerap viral di media sosial.

Langkah tersebut akan dimulai dengan membangun bank sampah induk yang nantinya jadi tempat penampungan sampah-sampah bernilai ekonomis dari masyarakat.

"Sehingga hasil daur ulang itu nantinya akan kami buatkan bank sampah induk yang tugasnya menyerap produk-produk itu untuk disalurkan, bisa ke dinas atau ke swasta. Apa saja produknya seperti plastik, pupuk, atau lainnya," tandasnya.