Tugas Parpol Kian Berat, Politik Uang Antara Kebudayaan Dan Penegakkan Demokrasi

Wasekjen DPP Golkar Sekarwati/Ist
Wasekjen DPP Golkar Sekarwati/Ist

Mewujudkan kembali iklim demokrasi yang sehat di Negara Indonesia menjadi tugas berat bagi seluruh elemen bangsa.


Termasuk PR besar partai politik ialah memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pendidikan politik yang cerdas. Sehingga diharapkan mampu menekan budaya politik uang dalam setiap momen pesta demokrasi berlangsung.

"Tugas Parpol Kian Berat ya, karena budaya politik uang saat ini kian mengakar," ujar Sekarwati dalam diskusi publik yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), Selasa (26/1) malam.

Selain akademisi, Sekarwati yang juga sebagai Wasekjen DPP Golkar itupun menyoroti bahwa pemahaman masyarakat terhadap praktik politik harus kembali diluruskan.

Pasalnya, hingga saat ini masyarakat masih beranggapan ketika ada pelaksanaan pesta demokrasi seakan tidak lepas dari praktek politik uang itu sendiri.

"Saya kira ini PR besar kita, bahwa politik itu tidak harus berurusan dengan Money Politics. Saat kita melakukan pemberdayaan masyarakat, maka itulah salah salah satu wujud pelaksanaan politik itu sendiri," tegasnya.

"Artinya bahwa, pengabdian yang sudah lama kepada masyarakat langkah wujud membangun pilar demokrasi akan hancur seketika itu juga oleh praktek serangan fajar (politik uang). Maka hal ini yang harus kita luruskan kembali," imbuhnya.

Pihaknya juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menjadi pemilih yang cerdas, terutama dalam menilai para sosok calon pemimpin atau anggota legislatif dari segala aspek tidak hanya bermodalkan uang saja.

"Jadilah pemilih yang cerdas, yang mampu memilih calon pemimpin yang berdasarkan kapabilitas dan dedikasi untuk pengabdian kepada masyarakat bukan praktek politik uang yang hanya sesat saja untuk lima tahun sekali," tandasnya.