Tularkan Mindset Bisnis, Pengusaha Patrick Walujo Berbagi Pengalaman Ke Mahasiswa Bandung

Pengusaha sekaligus pebisnis ternama, Patrick Walujo (kedua dari kanan)/RMOLJabar
Pengusaha sekaligus pebisnis ternama, Patrick Walujo (kedua dari kanan)/RMOLJabar

Pengusaha sekaligus pebisnis ternama, Patrick Walujo hadir di Universitas Katolik Parahyangan untuk berbagi ilmu dan strategi bisnis. Kegiatan yang dibalut Leaders Talk # 1 berlangsung di Auditorium Gedung PPAG, Senin (30/5).


Patrick Walujo mengatakan, mahasiswa harus mampu memiliki jiwa entrepreneur maupun bisnis. Tak hanya itu, perkembangan bisnis begitu dinamis mengharuskan generasi muda khususnya mahasiswa untuk lebih inovatif.

"Tadi kita banyak tukar pikiran bersama mahasiswa, masalah bisnis, enterpreneurship di sekolah, dan strategi menjadi pengusaha," kata Patrick usai diskusi, di Kampus Unpar.

Patrick yang merupakan Co-Founder and Managing Partner Northstar Advisor mengungkapkan, generasi muda ataupun mahasiswa yang mau menggeluti dunia bisnis harus mampu melihat setiap peluang usaha. Di Indonesia, kata Patrick, dengan jumlah penduduk yang banyak, peluang usaha semakin besar.

"Harus lihat tren besar, tingkat pendapatan Indonesia semakin besar dengan era serba digital, jadi peluang bisnis digital masih besar, semua tergantung model bisnis dan kemauan serta kemampuan pendirinya," ungkapnya.

Patrick menuturkan, pebisnis pemula juga harus jeli dalam berbisnis. Pasalnya, banyak pebisnis yang merugi dan gagal, bahkan tertipu.

"Banyak kasus penipuan, jadi mesti hati-hatilah, khususnya kalau mau bisnis di sektor investasi, kalau di perusahaan, lihat dan pelajari betul-betul perusahaan itu," tuturnya.

"Kalau nanti sudah mengerti nanti sebagai investor itu bisa tahu profil perusahaan mana yang layak diinvestasi. Indonesia ini pertumbuhan ekonomi cepat, anak-anak mudanya banyak, serta tren digitalisasi cepat. Jadi, kami fokus di hal-hal itu, semisal ekonomi digital, konsumen, jasa keuangan, hingga komoditas sumber daya alam," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengarah dalam kegiatan Leaders Talk kali ini, Maruarar Sirait mengatakan, kegiatan LT ini merupakan tindaklanjut dari kegiatan yang sempat dihadiri Presiden RI, Joko Widodo Januari lalu.

"Kami mengundang pak Patrick karena dari survei yang ditujukan ke alumni, mahasiswa, dan dosen, keluar nama terbanyak ialah pak Patrick. Ada pula nama pejabat negara, seperti pak Dudung, Ganjar, Ridwan Kamil, dan ada pula mbak Najwa Shihab. Nanti, kami akan undang secara bergantian untuk memberikan inspirasi ke kami semua," katanya.

Bang Ara sapaan Maruarait menambahkan, Patrick Walujo mempresentasikan pemikirannya hingga pengalamannya kepada para mahasiswa, dosen, dan alumni, sehingga dapat menciptakan orang-orang yang seperti Patrick Walujo.

"Pengalaman pak Patrick di dunia usaha tentu kami pun ingin menyelaraskan dengan kurikulum di sini apakah sudah on the track atau belum dan apa saja yang perlu diperbaiki," jelasnya.

Di lokasi yang sama, Rektor Unpar, Mangadar Situmorang mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti hasil diskusi kali ini dalam sebuah inovasi kurikulum pembelajaran bagi mahasiswa Unpar. Hal itu untuk memperbesar peluang keberhasilan setiap lulusan Unpar yang merambah dunia bisnis.

"Kita belajar dari tokok panutan (Patrick Walujo), kita ingin ada Patrick Patrick yang baru dari Unpar, umpan balik dari ini adalah desain kurikulum yang lebih aplikatif, kolaboratif, dan kemungkinan starup mahasiswa lewat inkubasi dan mendapatkan pembiayaan dari nort star," tegasnya.