Turnamen ESI Cup 2021, Gamer Purwakarta Dominasi Kemenangan

Para juara ESI Cup 2021 Purwakarta/RMOLJabar
Para juara ESI Cup 2021 Purwakarta/RMOLJabar

Ajang kompetisi bertajuk ESI CUP 2021 Esports Tournament Kabupaten Purwakarta itu diikuti oleh 85 tim dengan 457 gamer yang berasal dari wilayah Purwakarta, Subang dan Karawang telah selesai digelar di Kawasan Wisata Kampung Gawir Burangrang, Wanayasa pada Rabu (7/4) lalu.


Prestasi yang ditorehkan para gamer Purwakarta bisa dibilang sangat membanggakan. Dari tiga divisi yang dipertandingkan, para gamer dari kota yang terkenal dengan sate maranggi-nya itu berhasil menyabet juara pada urutan teratas. Hampir semua piala disabet para gamer tersebut. Hanya menyisakan satu gelar juara ketiga pada divisi PUBG yang diraih gamer Karawang.

Ketua Panitia Turnamen, Agus Sanusi merinci tim mana saja yang berhasil menjadi juara. Pada divisi Mobile Legend (ML), juara pertama diraih tim Night Fury dari Kecamatan Bungursari, Purwakarta. Juara kedua diraih tim Snowhighland dari Kecamatan Darangdan, Purwakarta dan di posisi ketiga bertengger tim Vibes Glorius dari Kecamatan Bojong, Purwakarta.

"Untuk Most Valuable Player (MVP) atau gelar pemain terbaik pada divisi tersebut disabet oleh Agus Parulian," kata Agus kepada Kantor Berita RMOL Jabar, Kamis (8/4).

Sementara, pada divisi Free Fire (FF), duduk diperingkat teratas tim Hardline Project, disusul oleh tim TRR BJ dan di posisi ketiga diraih oleh tim Among Us, ketiga tim berasal dari Purwakarta. 

"Gelar pemain terbaik pada divisi FF disematkan pada Muhamad Pazrin Haristi, gamer dari Kecamatan Campaka, Purwakarta," tuturnya.

Kemudian, lanjut Agus, pada divisi PUGB Mobile, posisi teratas ditempati tim Fly Unic dari Munjul Jaya, Purwakarta, posisi kedua diambil oleh tim Night Fury Esport dari Kecamatan Bungursari, Purwakarta dan posisi ketiga diambil gamer dari Kabupaten Karawang yang tergabung dalam tim Guard Ares Karawang. Gelar pemain terbaik pada divisi ini disematkan kepada dua gamer asal Purwakarta, Aldian Y G dan M Azmil Fawaz Avicena.

"Selain mendapatkan penghargaan tim yang menjadi juara juga memperoleh hadiah uang pembinaan, untuk juara pertama sebesar 5 juta rupiah, juara kedua 3 juta dan juara ketiga 1,5 juta. Untuk predikat pemain terbaik mendapatkan masing-masing Rp 500 ribu. Jadi, total hadiah pada masing-masing divisi sebesar Rp 10 juta," kata Agus.

Baru Berdiri Sebulan, Hardline Project Sabet Juara Free Fire

Peraih juara pertama pada divisi Free Fire dalam ajang ESI Cup 2021 ini sebenarnya baru berdiri bulan Maret 2021 lalu. Meskipun demikian tim yang diisi pemain HL°Nixxᵖʳʲᶜᵗ, Adhitya Putra sebagai shot caller, HL°TPIKᵖʳʲᶜᵗ, Topik sebagai support, HL°BoiLᵖʳʲᶜᵗ, Muhammad Fazrin Haristi dan sebagai Rusher dan HL°Kayyᵖʳʲᶜᵗ Budi Mulyadi itu berhasil menjadi juara pertama dalam ESI Cup 2021 menyingkirkan 23 tim lainnya.

Menurut sang Rusher, Budi Mulyadi, untuk menu latihan dalam rangka persiapan turnamen ESI Cup 2021 timnya, ia mengaku setiap hari latihan minimal 4 jam dari jam 19.00 - 23.000. 

"Kami berlatih setiap malam hari sebab anggota timnya sebagian masih berstatus pelajar di siang hari dan sebagian lagi ada yang tengah PKL," ujar Budi.