Ubah Lahan Kosong Jadi RTH, Pemkot Harap Indeks Kebahagiaan Masyarakat Meningkat

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna/Ist
Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna/Ist

Pemanfaatan lahan kosong menjadi ruang terbuka hijau (RTH) terus dilakukan Pemerinta Kota (Pemkot) Bandung.


Terbaru, Pemkot Bandung tengah membangun RTH di kawasan Kelurahan Binong Kecamatan Batununggal. RTH dibangun di lahan bekas penertiban bantaran sungai.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, Pemkot Bandung akan membangun sarana olahraga dan tempat pariwisata di lokasi tersebut.

"Lahan publik dikembalikan lagi menjadi ruang dan kemanfaatan untuk publik. Ada tempat pariwisata dan sarana olahraga," kata Ema saat meninjau kawasan Binong, Jumat (1/7).

Ema berharap, hadirnya fasilitas ruang terbuka publik dapat meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat.

"Masyarakat bisa benar-benar memanfaatkan dengan maksimal. Mudah-mudahan dengan difasilitasi seperti ini indeks kebahagiaan masyarakat meningkat," katanya.

Meski begitu, ada beberapa hal yang harus segera diperbaiki. Salah satunya yaitu dari aspek keamanan bantaran sungai.

"Meskipun ada beberapa hal yang harus segera diprogres. Contoh aspek keamanan di sekitar bantaran sungai. Kalau orang tidak konsentrasi bisa jatuh ke sungai, di PIPPK cukup berat kita dorong dari DSDABM (Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga)," ucapnya.

Sementara itu, Kepala DSDABM Kota Bandung, Didi Ruswandi mengatakan, pembangunan RTH di Kelurahan Binong merupakan tindak lanjut dari penertiban Sektor 22 Citarum Harum.

Saat ini, Didi mengaku telah mempercepat pengembangan kawasan yang telah ditertibkan menjadi kawasan wisata masyarakat dan sarana edukasi.

"Awalnya bangunan liar, dibereskan, disulap menjadi sarana wisata dan edukasi masyarakat," kata Didi

"Karena kalau ada ruang yang tidak terdefinisi kan itu bahaya ya bisa dikonotasikan negatif. Kita mempercepat untuk pengembangan kawasan yang telah diterbitkan," lanjutnya

Didi mengatakan RTH di Kelurahan Binong dibangun dilahan seluas 1367 meter. Akan ada beberapa fasilitas yang dibangun diantaranya track sepeda dan aquascape atau taman bawah air.

"Selain itu akan ada hutan kota cikapundung dan pengolahan air bersih," ucapnya.

Rencananya, RTH tersebut akan diresmikan tanggal 24 Juli 2022 dan akan dinamakan Ciko Arena 1 atau Cikapundung Kolot Arena 1.

Pembangunan RTH tersebut disambut antusias warga, salah satunya dari Royanto, ketua RW 06 kelurahan Binong.

"Alhamdulillah warga menyambut baik, kedepannya juga bisa dimanfaatkan warga. Selain itu juga ekonomi masyarakat bisa diberdayakan," katanya 

"Mudah-mudahan bisa dikelola warga sekitar," lanjutnya.