Vaksinasi Covid-19 Kota Cirebon Ketiga Tertinggi Di Jawa Barat

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Agus Mulyadi/RMOLJabar
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Agus Mulyadi/RMOLJabar

Cakupan vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Kota Cirebon mencapai 66,99 persen, sedangkan dosis kedua 52,87 persen.


Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Agus Mulyadi, Kota Cirebon menempati peringkat tertinggi ketiga dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Jawa Barat dibawah Kota Bandung dan Cimahi.

"Percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Cirebon untuk lanjut usia (lansia) juga terus ditingkatkan," ujarnya melalui keterangan pers yang diterima Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (4/6). 

Cakupan vaksinasi Covid-19 untuk lanjut usia (lansia), kata Agus berada di urutan keempat, setelah Kota Bogor, Kota Cimahi dan Kota Bandung. 

Menurut Agus, keberhasilan itu dicapai karena pihaknya melakukan sejumlah langkah strategis.

"Mulai dari meningkatkan rata-rata harian orang yang divaksin setiap hari. Di awal vaksinasi Covid-19, jumlah warga yang divaksin mencapai 600 an orang setiap hari. Angka ini dianggap belum cukup tinggi karena hanya mengandalkan jaringan puskesmas di Kota Cirebon," ujarnya. 

Oleh karena itu, kata Agus, cakupan vaksinasi harian selanjutnya ditingkatkan antara 1.500 hingga 3 ribu orang per hari, melalui kerjasama dengan rumah sakit pemerintah, swasta, politeknik, fakultas kedokteran, dan layanan kesehatan lainnya.

“Sehingga bisa mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Cirebon. Hingga akhirnya Kota Cirebon bisa masuk tiga besar untuk cakupan vaksinasi Covid-19 di Jabar," ungkapnya. 

Hanya saja, khusus vaksinasi Covid-19 untuk lansia, diakui Agus tidak secepat sebelumnya. 

“Karena memang tergantung ketersediaan vaksin yang datang. Namun kemarin sudah datang lagi vaksin sebanyak 450 multidose dan diharapkan bisa mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk lansia," demikian Agus.