Wagub Jabar Ke Cianjur Pantau Pemeriksaan Pelaku Perjalanan Di Perbatasan Cianjur-Bogor

Uu Ruzhanul Ulum (kanan)/RMOLJabar
Uu Ruzhanul Ulum (kanan)/RMOLJabar

Pelaku perjalanan yang menuju Cianjur akan diperiksa. Mereka dicek suhu. Jika bersuhu tinggi, maka akan dilakukan rapid test. Mereka yang reaktif bakal menjalani swab test.


Langkah itu dilakukan pemerintah Provinsi untuk mengurangi potensi penyebaran Covid-19 dimasa Cuti Bersama.

"Karena perbatasan Cianjur ini jaraknya dekat dengan Bodebek dan DKI Jakarta, serta memiliki destinasi wisata bagus, banyak wisatawan yang berkunjung ke Cianjur.  Maka, kami lakukan pemeriksaan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 pada libur dan cuti," ucap Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum saat memantau titik poin pemeriksaan di Kawasan Seger Alam Puncak, Kabupaten Cianjur, Kamis (29/10).

Adapun TNI/Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jabar dan Kabupaten/Kota, serta Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi dan Kabupaten Kota, turut terlibat dalam pemeriksaan di titik-titik perbatasan.

Uu melaporkan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor: 850/172/Hukham kepada bupati/wali kota se-Jabar tentang upaya pencegahan penyebaran Covid-19 pada libur dan cuti bersama tahun 2020.

Dalam SE tersebut, kepala daerah diimbau meningkatkan kesadaran masyarakat dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat bagi masyarakat sekitar, dan masyarakat luar daerah yang berkunjung ke kabupaten/kota di Jabar.

Selain itu, Bupati dan Wali Kota se-Jabar harus memastikan destinasi wisata, tempat hiburan, tempat kuliner, pasar, stasiun, dan terminal atau bandara, menerapkan protokol kesehatan. Termasuk masyarakat, pengunjung, dan pengelola.

“Intinya pelaksanaan rapid test ini adalah antisipasi libur panjang, yang kemungkinan akan terjadi peningkatan jumlah wisatawan ke Jawa barat,” tandasnya.