Yakinkan Masyarakat, Bupati Majalengka Siap Jadi Orang Pertama Divaksin Covid-19

Bupati Majalengka, Karna Sobahi (tengah)/Istimewa
Bupati Majalengka, Karna Sobahi (tengah)/Istimewa

Bupati Majalengka, Karna Sobahi mengaku siap menjadi orang pertama di Kabupaten Majalengka untuk disuntik vaksin Covid-19. Hal tersebut bertujuan untuk meyakinkan warganya agar tidak perlu khawatir dengan vaksinasi Covid-19.


Hal tersebut Bupati tegaskan saat menjawab pertanyaan salah seorang dewan juri, pada presentase calon penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat untuk 10 kepala daerah se-Indonesia, di Gedung Yudha Abdi Karya Pemkab Majalengka, Rabu (13/1).

"Di tengah pro dan kontra vaksinasi Covid-19, saya selaku kepala daerah siap menjadi orang pertama divaksin terlebih dahulu, untuk memberikan contoh kepada masyarakat Majalengka,” ujar Karna Sobahi.

Bupati menjelaskan, setelah dirinya divaksin, maka akan menyusul selanjutnya para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka.

“Kita ini kan memberikan contoh dan sekaligus mengedukasi masyarakat, agar masyarakat tidak khawatir divaksin," jelasnya.

"Vaksinasi sangat penting bagi masyarakat untuk menjaga kekebalan tubuh, guna memfilter virus yang masuk ke dalam tubuh, disamping itu untuk meningkatkan imunitas,” ucapnya.

Berdasarkan data yang pihaknya himpun, saat ini terdapat 722.714 orang sasaran vaksin. Mereka terdiri dari Tenaga Kesehatan (Nakes) sebanyak 4.306 orang, pelayan publik 32.185 orang, masyarakat rentan 326.259 orang, masyarakat umum 216.267 orang serta pelaku ekonomi dan masyarakat rentan lainnya (Lansia) sebanyak 143.697 orang.

"Kalau penyaluran vaksinasi Covid-19 sendiri akan didistribusikan pada bulan ini hingga beberapa bulan ke depan. Lokasi pemberian vaksin dilakukan di pelayanan kesehatan seperti Puskesmas, rumah sakit, klinik kesehatan tertentu," tandasnya.